• Photo :
        • Darurat Dengue Nasional,
        Darurat Dengue Nasional

      Darurat Dengue Nasional! DPR dan Kemenkes RI luncurkan 7 strategi atasi dengue, targetkan nol kematian 2030! Vaksinasi, teknologi, dan kolaborasi jadi kunci.

      Indonesia tengah menghadapi ancaman serius dari penyakit dengue. Lonjakan kasus yang signifikan mendorong pemerintah dan berbagai pihak untuk bergerak cepat. Artikel ini akan membahas strategi terbaru yang diluncurkan oleh DPR RI dan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) dalam menghadapi Darurat Dengue Nasional ini.

      Kondisi Darurat Dengue Nasional yang Mengkhawatirkan

      Data terbaru dari Kemenkes RI menunjukkan peningkatan kasus dengue yang mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2024, tercatat 257.271 kasus dengan 1.461 kematian. Bahkan hingga pertengahan Mei 2025, sudah ada 56.269 kasus dan 250 kematian yang tersebar di sebagian besar wilayah Indonesia. Situasi ini mendorong DPR RI dan Kemenkes untuk mengambil langkah-langkah strategis.

      Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama Kementerian Kesehatan RI menyelenggarakan High Level Focus Group Discussion (FGD) dan meluncurkan Presidium Kaukus Kesehatan DPR RI Periode 2025–2030. Ini adalah bagian dari inisiatif Koalisi Bersama Lawan Dengue (KOBAR Lawan Dengue) yang bertujuan mencapai target nol kematian akibat dengue pada tahun 2030.

      7 Strategi Ampuh Atasi Darurat Dengue Nasional

      Berikut adalah 7 strategi utama yang menjadi fokus dalam penanganan Darurat Dengue Nasional:

      1. Penyusunan Strategi Nasional Dengue (Stranas Dengue) 2026–2030: Strategi ini akan inklusif, berbasis pemberdayaan masyarakat melalui budaya 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang, plus pencegahan lainnya), dan menekankan sinergi lintas sektor.
      2. Instruksi Presiden tentang Pengendalian Dengue: Pengusulan penerbitan Inpres ini akan menjadi landasan hukum untuk koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam penanganan Darurat Dengue Nasional.
      3. Reformasi Sistem Surveilans: Sistem surveilans dan deteksi dini akan berbasis pelaporan real-time, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), dan integrasi dengan platform SATUSEHAT untuk memantau perkembangan kasus Darurat Dengue Nasional.
      4. Penguatan Layanan Kesehatan Primer: Hal ini mencakup pemerataan alat diagnostik cepat dan pendekatan Public-Private Mix (PPM) agar penanganan Darurat Dengue Nasional lebih efektif.
      5. Percepatan Akses Vaksinasi dan Teknologi Wolbachia: Vaksinasi dengue dan teknologi Wolbachia akan dipercepat dengan kebijakan berbasis bukti untuk mengatasi Darurat Dengue Nasional.
      6. Pembentukan Dana Khusus: Dana khusus dan skema blended financing akan dibentuk untuk pembiayaan pengendalian dengue secara berkelanjutan dalam menghadapi Darurat Dengue Nasional.
      7. Penguatan Peran KOBAR: KOBAR Lawan Dengue akan diperkuat sebagai penggerak advokasi dan kolaborasi lintas sektor dalam penanganan Darurat Dengue Nasional.

      Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

      Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi Darurat Dengue Nasional. Hal ini juga ditegaskan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, yang mengatakan bahwa Stranas Dengue perlu direvisi agar lebih responsif terhadap tantangan di lapangan, termasuk penguatan deteksi dini dan manajemen KLB.

      Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, Andreas Gutknecht, juga mendukung penuh inisiatif seperti KOBAR Lawan Dengue dalam membangun sinergi lintas sektor. Senada, Presiden Direktur PT Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan komitmen Bio Farma dalam mendukung upaya pengendalian dengue.

      Melalui kolaborasi strategis, DPR RI dan Kemenkes berkomitmen mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan tangguh, bebas dari ancaman penyakit menular seperti dengue. Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi darurat ini secara tuntas dan berkelanjutan. Dengan strategi yang komprehensif dan implementasi yang efektif, diharapkan target nol kematian akibat dengue pada tahun 2030 dapat tercapai.

      Berita Terkait :
  • Trending

    Obrolan

Jangan Lewatkan