Sahijab – Kewajiban membalas salam ternyata disalah gunakan oleh pria asal Garut, Jawa Barat. Bagi pria ini, tak menjawab salam artinya pemilik rumah lengah dan ia leluasa melakukan kejahatan.
Ucapan salam (Assalamualaikum) yang biasa dipergunakan oleh umat Islam saat bertamu atau bertemu seseorang, dipergunakan sebagai modus kejahatan. Ini terjadi di Kabupaten Garut Jawa Barat, tersangka memanfaatkan ucapan salam untuk mengetahui korban sedang atau tidak ada di rumah.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan Unit Reserse Mobile (Resmob) Polres Garut mengamankan Jl (23 tahun) warga Kampung Cimanisan, Desa Sukanagara, Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut.
Menurut Maradona, tersangka Jl nyaris berhasil mencuri sepeda motor milik korban warga Kecamatan Tarogong Kaler Garut, setelah mengira rumah calon korbannya tersebut kosong.
"Padahal korban waktu itu hanya terlambat menjawab saja, saat menemui tamunya ternyata sedang berusaha mencuri sepeda motor," tutur Maradona, Selasa 17 Maret 2020, seperti diberitakan oleh VIVAnews.
Sebelumnya tersangka Jl berhasil mencuri sebuah telepon genggam di Kecamatan Garut Kota. Tersangka seperti biasa pura bertamu dan mengucapkan salam. Karena tak ada jawaban maka tersangka langsung masuk rumah dan mengambil sebuah telepon genggam.
"Korban memang mendengar salam, hanya waktu itu sedang di belakang rumah, saat ditemui ternyata tamunya tidak ada dan telepon genggamnya sudah raib," ujar Maradona.
Ia juga mengatakan, pihaknya berharap agar masyarakat berhati-hati dengan modus baru pencurian dengan modus mengucapkan salam.
"Saya harap untuk selalu waspada dengan modus mengucapkan salam, pelaku biasa beroperasi siang ataupun malam," ujarnya.
So, hijabers, mulai sekarang berhati-hati ya. Segera tutup rumah jika ingin beraktifitas jauh dari pintu masuk. Orang jahat bisa melakukan apa saja untuk niat jahatnya. Termasuk memanipulasi salam yang sebenarnya penuh doa tersebut.