• Photo :
        • Ilustrasi skin tag di wajah.,
        Ilustrasi skin tag di wajah.

      Sahijab Tips – Diabetes adalah penyakit yang melemahkan yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Bagi yang belum tahu, diabetes adalah penyakit yang terjadi ketika kadar gula darah terlalu tinggi dalam waktu yang lama. Cara hidup dan kebiasaan makan adalah dua penyebab paling umum yang menyebabkan timbulnya penyakit ini.

      Penyakit ini dapat menyusup ke sistem tubuh saat Anda tidak menduganya! Cara terbaik untuk mengurangi risikonya adalah dengan memperhatikan beberapa tanda dan gejala diabetes yang umum. Tahukah Anda bahwa tanda-tanda diabetes dapat muncul pada kulit Anda?

      Dikutip Sahijab dari laman Healthshots, Dr Smita Bhoir Patil, ahli homeopati, ahli gizi dan kosmetologi, mengungkapkan beberapa tanda diabetes yang muncul di kulit. Mari kita periksa kulit sedini mungkin!

      Tanda-tanda Diabetes di Kulit

      Ketika kadar gula darah terlalu tinggi, maka dapat mempengaruhi kulit. Berikut adalah tanda-tanda kulit diabetes atau pra-diabetes seperti yang disebutkan oleh Dr Patil.

      1. Area gelap

      Terlalu banyak insulin dalam tubuh dapat menyebabkan bercak hitam di bagian belakang leher, ketiak, dan area genital. Ini biasanya merupakan tanda pradiabetes, yang secara medis dikenal sebagai acanthosis nigricans.

      2. Bisul berulang

      Diabetes tidak langsung menyebabkan bisul! Perubahan kadar gula darah dapat membuat lebih rentan terhadap infeksi, yang membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh. Bisul ini mungkin muncul tiba-tiba saat kadar gula darah tinggi, dan bisa mereda jika kadar gula darah terkendali.

      3. Kulit keras dan menebal

      Secara medis dikenal sebagai sklerosis digital, kulit yang keras dan menebal biasanya berkembang di jari tangan, kaki, atau keduanya. Ini mungkin dimulai dari punggung tangan, dan berkembang ke lengan bawah dan lengan atas karena diabetes yang tidak terkontrol. Dalam beberapa kasus, dapat menyebar ke dada, bahu dan wajah.

      4. Skin tag

      Pernahkah Anda memperhatikan pertumbuhan kecil kulit yang memiliki warna yang sama dengan kulit? Banyak orang dengan kadar gula darah tinggi atau diabetes tipe-2 cenderung memiliki skin tag. Ini adalah pertumbuhan non-kanker yang terlihat seperti sekelompok jaringan kulit yang tergantung dari tangkai. Mereka juga dikenal sebagai acrochordons.

      5. Luka susah sembuh

      Diabetes membuat tubuh tidak dapat menggunakan insulin sebagaimana mestinya, yang menyebabkan kadar gula darah tinggi. Ini memperlambat penyembuhan luka. Diabetes juga dapat memicu penurunan sistem kekebalan tubuh, sirkulasi darah yang buruk, dan membuat rentan terhadap infeksi. Membiarkan luka tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi, jadi pastikan melakukan semua yang Anda bisa untuk mencegahnya.

      6. Luka Baring

      Juga dikenal sebagai luka tekan, luka baring terjadi karena tekanan yang berkepanjangan pada kulit. Mereka biasanya berkembang di tumit, pinggul, tulang ekor atau pergelangan kaki. Diabetes memicu kerusakan saraf dan sirkulasi yang buruk, yang keduanya dapat meningkatkan risiko tukak tekan. Sangat mudah untuk tidak menyadarinya, itulah mengapa Anda harus waspada terhadap tanda-tanda tersebut!

      7. Dermopati diabetik

      Tanda kulit lain dari diabetes adalah dermopati terkait diabetes, suatu kondisi kulit yang dapat menyebabkan kemerahan dan coklat pada bagian bawah kaki. Tidak ada pengobatan khusus untuk menghilangkan kondisi kulit ini.

      Berita Terkait :
  • Trending

    Obrolan

Jangan Lewatkan